Thursday, April 17, 2008

Lomba Tulis Kritik Sastra

SEMARANG - Situs www.penulismuda.com menyelenggarakan lomba menulis kritik sastra ”In Memoriam Chairil Anwar, 27 April”. Lomba itu digelar untuk memperingati meninggalnya sastrawan besar Chairil Anwar.

”Sampai saat ini, kami menilai penulisan kritik sastra Indonesia masih sangat lemah,” ujar Warjito Suharso dari www.penulismuda.com, kemarin.

Dia menyatakan berdasar pengalaman mengelola situs sastra, sebagian besar pengirim meminati penulisan puisi dan cerpen, baik penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman. Namun untuk kategori artikel, termasuk kritik, masih sangat jarang.

”Bahkan sejak website ini kami luncurkan, belum ada 10 naskah kritik yang masuk,” katanya.

Objek kritik dalam lomba itu, kata dia, berupa dua cerpen karya anggota komunitas www.penulismuda.com yang sedang dalam pemuatan. Kedua cerpen itu adalah ”Ruang Kelas yang Tergusur” karya Widdy Apriandi dan ”Noktah Hitam Merah Muda” karya Jun An Nizami.

Dia menuturkan tulisan kritik merupakan tanggapan peserta terhadap salah satu cerpen objek kritik, boleh karya Widdy atau Nizami. Tulisan kritik bersifat bebas. Yang jelas berisi tanggapan orisinal peserta terhadap cerpen yang dikritik.

”Lebih baik bila kritik dilandasi kerangka teori dari disiplin ilmu yang dipakai penulis dalam melakukan pendekatan terhadap cerpen yang dikritik,” katanya.

Tulisan kritik yang diikutsertakan dalam lomba harus sudah masuk ke website www.penulismuda.com paling lambat 27 April. Hasil lomba akan diumumkan pertengahan Mei 2008. Akan dipilih tiga pemenang. Setiap pemenang berhak memperoleh uang tunai dan antologi puisi Penulis Muda Seri 1. (H9-53)

Sumber: Suara Merdeka, Kamis, 17 April 2008

No comments: