
”Arca itu belum dibentuk sempurna karena atributnya masih kurang. Kemungkinan arca itu ditaruh di tengah, Namun, sangat tidak umum meletakkan Shiwa di petirtaan karena kebanyakan menaruh Ganesha, yang salah satunya melambangkan kesejahteraan,” kata Kepala Unit Pemugaran Candi Ngempon Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah Gutomo, Rabu (15/7).
Arca setinggi 40 sentimeter dengan lebar 30 sentimeter itu ditemukan pada Selasa sore di dasar bagian timur petirtaan, dalam kondisi terkubur tanah. Arca itu berbentuk sosok tengah duduk bersila dengan tangan empat dan kepala mengenakan semacam mahkota. Namun, yang tampak jelas hanya dua tangan yang menyatu di bagian pusar.
Gutomo mengatakan, awalnya sangat sulit mengenali arca ini karena bentuknya yang belum sempurna. Apalagi, umumnya sosok dewa dikenali dari atribut yang digunakannya. Namun, posisi arca yang dibentuk duduk bersila dan memiliki tangan empat membuat dia memperkirakan arca ini merupakan Shiwa.
Di lokasi tersebut, sebelumnya juga ditemukan tangga masuk petirtaan yang di tepinya terdapat arca dua gajah kembar. Jarak dari sudut sisi utara ke arca sekitar 2 meter. Di sekitar tempat tersebut juga ditemukan saluran kuno pembuangan air yang menuju sungai. (GAL)
Sumber: Kompas, Kamis, 16 Juli 2009
No comments:
Post a Comment