Tuesday, February 09, 2010

Seni untuk AIDS: Peduli dan Berbagi untuk ODHA

PAMERAN sekaligus lelang lukisan, dan pementasan musik oleh Ahmad Albar dan Ian Antono dari God Bless, Selasa (9/2) malam di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), menggugah simpati dan kepedulian sejumlah kalangan.

Kolaborasi Ian Antono dan Ahmad Albar memeriahkan lelang dan pameran lukisan Art for AIDS di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (9/2) malam. Sebanyak 45 karya pelukis, antara lain, Barli (alm), Popo Iskandar (alm) Roediyat, dan Tisna Sanjaya dilelang dan hasilnya disumbangkan untuk penanggulangan HIV/AIDS. (KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)

Kegiatan bertajuk ”Art for AIDS” yang diusung Syair untuk Sahabat Foundation bekerja sama dengan BBJ itu juga menampilkan tayangan anak-anak yang positif HIV/AIDS, karena orangtuanya juga positif HIV/AIDS dan telah meninggal.

Bahkan, juga tayangan survei Syair untuk Sahabat Foundation, di 2 RW di 2 kelurahan di Kebun Pisang, Jakarta Utara, yang menemukan dua galon jarum suntik bekas dan kondom.

”Di Manggarai, ada 100 pekerja seks komersial dari suatu daerah yang tarifnya Rp 50.000. Harga gadis perawan hanya Rp 70.000. Di kawasan elite di Jakarta, juga banyak ditemukan pengidap HIV/AIDS, Ini sangat memprihatinkan,” kata Sekjen Syair untuk Sahabat Foundation Yudhi F Oktaviadhi.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat HR Agung Laksono, yang membuka acara, mengatakan, tanpa keterlibatan dan peran aktif masyarakat sipil upaya-upaya penanggulangan AIDS mustahil mampu diatasi. ”Masalah HIV/AIDS dampaknya semakin besar pada masyarakat,” ujarnya.

Agung mengungkapkan, hampir tidak ada provinsi di Indonesia yang dinyatakan bebas dari HIV dan AIDS, bahkan diperkirakan saat ini HIV dan AIDS sudah ditemukan lebih dari separuh kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Hingga Desember 2009, Kementerian Kesehatan melaporkan 19.973 kasus AIDS secara kumulatif. Sementara yang terinfeksi HIV yang sesungguhnya diperkirakan ada 314.500 orang.

Untuk membantu orang dengan HIV/AIDS (ODHA), baik untuk beasiswa dan pemberdayaan, serta mengatasi HIV/AIDS, Syair untuk Sahabat Foundation semalam berhasil melelang setidaknya delapan lukisan dengan total nilai Rp 156 juta.

HR Agung Laksono membeli dua lukisan, yakni Happy Family karya Veri Apriyatno seharga Rp 25 juta dan Cibingin Sumedang karya Basuki Bawono seharga Rp 15 juta.

Hidayat juga membeli sejumlah lukisan antara lain Ibu dan Anak karyaTresna Suryawan, Sebelum Berperan karya Susentono, Kecapi Suling karya Gunawan Bagea, dan Gapura karya Didit Affandi.

Lelang dan pameran berlangsung hingga 14 Februari. (NAL)

Sumber: Kompas, Rabu, 10 Februari 2010

No comments: