Sunday, July 17, 2011

[Pustaka] Langkah Keluar dari Kesulitan

-- Susie Evidia Y


Judul Buku : Kun Fayakun for Our Life
Penulis : Ust Yusuf Mansur
Penerbit : Zikrul Hakim
Cetakan : Juni 2011
Jumlah Halaman : 192

PERHITUNGAN Allah tentu tidak sama dengan matematika di sekolahan.

Kun fayakun. Jadilah. Maka terjadilah. Ayat familier ini tercantum di QS Yasiin ayat 82. Ayat ini menegaskan kalau Allah menghendaki segala sesuatu, maka jadilah, dan tidak ada yang sanggup menghalangi. Yakinlah atas segala kekuasaan Allah, dan bagi Allah itu sangat mudah.

Buku ini mengupas segudang teori di balik Kun Fayakuun. Di mana manusia memiliki beragam masalah, banyak keinginan yang belum terkabul, ingin hidup penuh keberkahan, rezeki yang halal akan mudah terwujud. Kuncinya telah Allah tunjukkan dengan jalan-jalannya. Metode Kun Fayakuun inilah jalan tersebut akan diungkap di buku ini.

Menurut Ustad Mansyur, pembaca bakal tercengang setelah membaca kisah-kisah dan pembahasan yang diungkap di buku setebal 192 halaman ini. Percaya tidak percaya, banyak hal yang terkabul di luar nalar pembaca setelah melaksanakan metode Kun Fayakun ini. Jika penasaran, pembaca bisa sebagai pelaku sekaligus membuktikan keajaiban Kun Fayakuun ini.

Buku Kun Fayakuun seri kedua ini diawali enam langkah keluar dari kesulitan. Selama ini jika manusia menghadapi masalah lebih mengedepankan ikhtiar, ikhtiar, dan ikhtiar. Ketika kondisinya mentok baru ingat Allah. Salahkah? Menurut penulis buku ini, tidak salah. Syukur-syukur masih ingat Allah, bukan ingat yang lain. Tetapi, kalau sejak pertama ingat Allah tidak akan mengalami kebuntuan.

Enam langkah keluar dari kesulitan ini mengambil pengalaman Malik yang sedang ditimpa bertubi-tubi masalah. Dia mengikuti perintah-perintah yang ditentukan Allah, mulai shalat dua rakaat, mengaji Quran, membaca asmaul husna, berdoa dengan pasrah, dan bersedekah. Insya Allah, semua kemelut yang membuat Malik nyaris putus asa berangsur-angsur terselesaikan dengan mudah. Ingatlah Allah di waktu senang. Maka, Dia akan mengingatkan kita di waktu susah.

Buku the best seller ini memberi jalan bebas hambatan bagi pembaca yang ingin mendapatkan rezeki tidak terbatas. Mereka yang ingin segera pergi berhaji ada jalannya di buku ini. Simak pula bagaimana pengalaman tukang bubur bisa naik haji. Kalau dipikir secara nalar, berapa keuntungan berjualan bubur? Membutuhkan waktu berapa puluh tahun sanggup melunasi ONH. Jangan dulu apriori, karena belum tentu orang berduit gampang pergi haji. Sebaliknya, belum tentu juga yang tidak mempunyai duit susah pergi haji. Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijakasana.

'Keajaiban' apalagi dari Kun Fayakuun-Nya Allah? Penulis mengungkap pengalaman temannya yang telah sembilan tahun mengharapkan kehadiran anak. Obat mujarabnya hanya dengan bersedekah. Tapi, bukan hanya menghabiskan uang yang ada di dalam dompet, melainkan sedekah seoptimal mungkin kepada Allah. Nah, mereka yang mendambakan anak, silakan melakukan sedekah seperti yang dilakukan Haji Indra asal Medan. Inilah janji Allah. Kalau dia bisa, kita pun bisa.

Keajaiban sedekah bisa juga dilaksanakan bagi mereka yang mengharapkan jodoh. Prinsipnya belilah penyakit dengan sedekah, termasuk penyakit kesepian, yaitu jomblo. Simak pengalaman sedekah berbuah mendapatkan jodoh. Yang sulit masuk akal, buku ini mengupas pula mereka yang ingin melunasi utangnya dengan bersedekah terlebih dulu. Hitungan matematikanya, bagaimana mungkin mendahulukan sedekah, untuk membayar utang saja belum lunas.

Perhitungan Allah tentu tidak sama dengan matematika di sekolahan. Buku ini layak dibaca berbagai kalangan, dikemas dengan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami siapa pun. Metoda Kun Fayakuun yang ditawarkan tidaklah sulit, tapi bukan berarti mudah dilaksanakan, semua itu tergantung dari keimanan, kepasrahan, dan keyakinan atas kekuasaan Allah. ed:subroto

Sumber: Republika, Minggu, 17 Juli 2011

No comments: