Monday, April 30, 2012

Seniman Akan Disertifikasi

-- Jodhi Yudono 

MAGELANG, KOMPAS.com--Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti, mengatakan, para pekerja seni akan disertifikasi agar mereka dihargai sama dengan para pekerja seni dari luar negeri.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti (KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI)

"Sekarang para pekerja seni Indonesia belum memiliki sertifikat sehingga ketika dibawa ke luar Indonesia, mereka tidak dihargai. Padahal bangsa ini kebanjiran pekerja seni dari luar negeri, antara lain penyanyi hotel dari Filipina, dan penari dari Korea," katanya di Magelang, Sabtu Malam.

Ia mengatakan hal tersebut saat menyaksikan 24 jam menari pada acara Srawung Seni Segara Gunung di kompleks Candi Borobudur.

Ia menuturkan, sertifikasi pekerja seni harus dibedakan kompetensinya, misalnya untuk menjadi dalang yang bersertifikasi itu harus mampu apa saja.

Wamendikbud menuturkan, kemampuan tersebut harus dipetakan dahulu. Setelah itu dibuat standarnya. Di negara manapun akan menggunakan standar yang sama dalam melakukan sertifikasi.

"Sekarang sedang dibuat standar kompetensi," katanya.

Ia mengatakan, sertifikasi tersebut merupakan salah satu hal yang akan dilakukan reformasi pembangunan kebudayaan.

Di bidang lain, katanya, reformasi pembangunan kebudayaan juga akan dilakukan pada karakter, bidang seni dan perfilman, dan bidang diplomasi.

Selain itu, katanya, sarana prasarana akan ditingkatkan dan juga fasilitas-fasilitas kesenian di sekolah, membantu sarana prasarana seni masuk sekolah akan digalakkan.

Ia mengatakan, tidak semua masyarakat beruntung memiliki akses terhadap gedung bioskop oleh karena itu akan menyediakan bioskop berjalan untuk daerah-daerah yang kurang beruntung dengan film-film yang berpendidikan karakter. (ANT)

Sumber: Oase, Kompas.com, Senin, 30 April 2012

No comments: